Pria Penjual Kue Ini Kumpulkan Uang untuk Biaya Menikah, Ceritanya Bikin Wanita Ini Menangis

penjual-kue_20170123_153530

Perempuan ini tidak bisa menyembunyikan rasa harunya saat didatangi seorang pria.
Pria tersebut sebenarnya tak ia kenal.
Tapi belum-belum ia sudah merasakan empati yang amat dalam.
Saking terharunya wanita ini sampai menangis.
Cerita tentang pria ini dibagikan oleh pemilik akun Facebook Septiani Debirierie Djamback.
Peristiwa tersebut terjadi pada hari ini, saat ia sedang beberes rumah.
Sosok laki-laki itu memakai topi dan kaus hitam.
Di tangannya ia membawa sebuah wadah dari plastik.
Pria tersebut datang dengan sebenarnya dengan sebuah tujuan.
Walau tak memenuhi tujuan si pria itu, Septiani malah menangis melihatnya.
Dan bapak itu tak merasa kecewa saat perempuan ini tak memenuhi tujuannya.
Ia malah memberikan Septiani sebuah kertas kecil.
penjual-kue_20170123_153550
Berikut cerita Septiani yang sedang viral di Facebook itu.
“Senin 23 Januari 2017 08.40 . Lagi asik berberes rumah (nyuci dan nyapu).
Tiba-tiba kedengeran suara lelaki bilang “permisi ibu bapak saya jualan kue” langsung lari liat sumber suara , ternyata ada bapak yang tidak bisa melihat (Tuna Netra).
Saya : Jualan apa pak ?
Bapak : Kue basah dek biasa ada kue kering tapi lagi ga ada disana nya.
Saya : Berapa harganya pak ?
Bapak : 2.000 per biji nya dek, adek mau beli apa ?
Saya : (tiba-tiba air mata ini netes asli ini bukan lebay) Eh enggak pak saya ga beli tapi saya kasih sedikit rezeki buat bapak jangan liat nominal nya ya pak.
Bapak : Terimakasih dek (si bapak sambil salim tangan saya) oia dek ini doain saya ingin melangsungkan pernikahan (sambil nyodorin kertas kecil yang isinya foto dan keterangan pernikahan nya beliau).
Saya : Iya pak semoga lancar pernikahan nya ya pak Amin.
Bapak saya doain semoga dagangan bapak laku dan bapak di lindungi oleh Allah SWT.
Bagi yang suka melihat bapak ini tolong di beli, kalau tidak mau makanan nya bisa kasih bapak ini sedikit rezeki.
Biasanya bapak ini ada di sekitar daerah Warakas Tanjung Priok.
Bapak ini Tuna Netra dan masih gigih mencari uang demi masa depan dan calon istri nya.
Dengan membawa kotak yang isinya makanan dan menggunakan tongkat untuk bantuan beliau berjalan.
Saya salut sama bapak. Allahuakbar.”
Kertas undangan kecil yang ia berikan itu masih ia simpan.
Di dalam kertas itu, ada potret dirinya dan sang calon istri.
Ternyata nama bapak itu adalah Budi Santoso.
Walau sebentar lagi akan menikah, ia tetap berjualan dengan semangat keliling perumahan.
Dengan berbekal sebuah tongkat, ia mendatangi satu per satu rumah.
Akad nikah Budi dan Rochani akan dilangsungkan tanggal 28 Januari mendatang di Cilodong, Depok, Jawa Barat.